Sebuah Puskesmas di Kabupaten Jombang mengalami kerusakan serius setelah atapnya ambruk, meskipun baru dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kualitas konstruksi bangunan fasilitas kesehatan. Menurut laporan, atap plafon Puskesmas tersebut tiba-tiba runtuh dan menimpa seorang pasien yang sedang menunggu antrean. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pasien mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan. Pemerintah daerah telah memerintahkan investigasi terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan Puskesmas tersebut. Jika ditemukan adanya kelalaian dalam konstruksi, pihak terkait akan dikenakan sanksi dan diwajibkan melakukan perbaikan segera.